Baca ayat Al-Quran, Tafsir, dan Konten Islami Bahasa Indonesia. Tiap-tiap diri bertanggung jawab atas apa yang telah diperbuatnya, Surat Al-Muddassir Ayat 38.Dalam aspek asbabun nuzul misalnya, ini memang sangat berpengaruh dalam memahami makna substansi yang ingin disampaikan al-Qur’an melalui ayat-ayat tersebut. Seperti contohnya ayat 27-29 surat al-Fur’qon di atas. Ayat tersebut substansinya mengisahkan tentang penyesalan orang zalim yang menyalahi jalan Rasulallah SAW dan ajaran yang
Asbabun Nuzul dan Tafsir Surat Al Muthaffifin Ayat 1-17. Tafsir Surat Al Muthaffifin. Sumber: unsplash.com. Surat Al Muthaffifin merupakan salah satu surat yang terdapat pada juz 30 atau Juz Amma. Hingga saat ini Surat Al Muthaffifin masih diperdebatkan oleh beberapa ulama mengenai statusnya, apakah termasuk ke dalam kelompok surat makiyyah
An-Nafahat Al-Makkiyah / Syaikh Muhammad bin Shalih asy-Syawi Surat Al-Muddatstsir ayat 38: 38-47. Allah mengabarkan bahwa setiap diri pada hari kiamat akan mempertanggung jawabkan apa yang ia lakukan di sisi Allah; Entah itu dari amalan-amalan shalih atau yang selainnya, dan dari apa yang Allah telah wajibkan dari urusan ketauhidan seorang hamba dan ibadah.114. An-Nas. Asbabun nuzul surat al-baqarah memuat sebab-sebab turunnya sebagian ayat-ayat pada surat al-baqarah. [1] al-baqarah al-baqarah: 79 imam bukhari meriwayatkan dalam kitabnya: [2] dari ibnu abbas: maka kecelakaan yang besarlah bagi orang-orang yang menulis al-kitab dengan tangan mereka sendiri, [3] dia berkata: ayat ini turun
asbabun nuzul surah alqur’an. 2. Berkat nikmat Tuhanmu kamu (Muhammad) sekali-kali bukan orang gila. (al-Qolam: 2) Diriwayatkan oleh Ibnu Mundzir yang bersumber dari Ibnu Juraij bahwa kaum kafir Quraisy menuduh Nabi Muhammad saw sebagai orang gila, bahkan sebagai setan. Maka turunlah ayat ini (al-Qolam: 2) sebagai bantahan atas ucapan mereka
Tampilan Petugas. Daftar Isi: Asbabun Nuzul adalah salah satu ilmu yang harus dipelajari bagi seseorang yang ingin menafsirkan Al-Qur’an. Pemahaman terhadapnya merupakan sebuah kemestian, agar tidak terjadi kesalahan dalam menafsirkan ayat-ayat ALLAH. Pemahaman terhadap ilmu ini juga akan memperkaya penafsir dalam menggali mukjizat-mukjizat